Menanamkan Rasa Tanggung Jawab Pada Anak

Minggu, 08 Mei 2011





Tanggung jawab tak hanya perlu diperkenalkan dan diajarkan, namun juga perlu ditanamkan kepada anak. Nilai ini perlu diajarkan dan ditanamkan karena seseorang tidak akan tahu bagaimana caranya bertanggung jawab bila tidak pernah diajarkan. Nilai tanggung jawab dapat diajarkan lewat tugas-tugas sederhana yang diberikan kepada anak. Katakan kepada anak bahwa tugas sederhana yang harus ia kerjakan tersebut adalah tanggung jawab yang harus diselesaikannya.

Penerapan Demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa&bernegara


Sepanjang masa kemerdekaannya, bangsa Indonesia telah mencoba menerapkan bermacam-macam demokrasi. Hingga tahun 1959, dijalankan suatu praktik demokrasi yang cenderung pada sistem Demokrasi Liberal, sebagaimana berlaku di negara-negara Barat yang bersifat individualistik.

Tidak berlakunya Keadilan di mata para "Wakil Rakyat"

Sabtu, 07 Mei 2011



Rencana kenaikan enam jenis pajak daerah dan perluasan empat pajak lainnya di wilayah Provinsi DKI Jakarta, tak terlepas dari desakan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta. Desakan wakil rakyat ini dinilai sangat tidak masuk akal di tengah kondisi rakyat tengah terpuruk. Apalagi dalam waktu tak lama lagi pemerintah juga akan menaikkan tarif dasar listrik (TDL). Di mana keberpihakan Dewan kepada rakyat?

Lesatrikan Budaya Batik Di Indonesia (Tugas IBD Manusia & Keindahan)

Senin, 04 April 2011



Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa di masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga di masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap”

Derita Tenaga Kerja Wanita Di Indonesia!! (Tugas IBD manusia & penderitaan)



Pemerintah selalu menganggap para tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia sebagai pahlawan devisa negara dan selalu dielu-elukan. Namun ironisnya apresiasi dan perlindungan yang diberikan pemerintan tidak sepadan dengan derita yang mereka alami di negeri orang. Pasalnya, kasus kekerasan yang dialami Sumiati oleh majikannya bukan kali pertama terjadi dan selalu saja terulang kasus serupa beberapa kali. Apa yang dialami TKW asal Nusa Tenggara Barat (NTB j itu layaknya sebuah gunung es yang baru terkuak sebagian kecil dan belum seluruhnya. Tak heran bila derita TKW lndonesa tidak ada hentinya, selama pemerintah belum mau serius memberikan perlindungan dan menyelesaikan kasus kekerasan dan pelecehan yang dialami para TKW secara komprehensif. Suka tidak suka, pemerintah memang lamban dalam menyelesaikan kasus kekerasan, pelecehan TKW di luar negeri dan termasuk diplomasi yang tidak bertaji. Berdasarkan data sepanjang tahun 2010, setidaknya ada 5.500 wanita Indonesia yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga menjadi korban kekerasan, perbudakan seks hingga ekspolitasi tenaga kerja di Arab Saudi.